Papua – Bhabinkamtibmas Kampung Padua, Distrik Padua, Aipda Nicodemus Mayer, melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) dengan menyambangi warga binaannya di RT 002/RW 001, Kampung Padua, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang komunikasi secara langsung dengan masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi dan keluhan yang berkembang di lingkungan warga.
Dalam kunjungan tersebut, Aipda Nicodemus Mayer berdialog dengan warga bernama Emanuel Nuwe yang menyampaikan keluhan terkait harga hasil tangkapan ikan yang dijual kepada kapal penampung. Emanuel menjelaskan, ikan kakap berukuran kecil dihargai sekitar Rp2.000 per ekor, sedangkan ikan kakap berukuran besar sekitar Rp8.000 per ekor.
Menanggapi keluhan tersebut, Aipda Nicodemus Mayer menyampaikan bahwa pihaknya akan membantu melakukan koordinasi dengan pihak kapal penampung untuk memperoleh kejelasan terkait mekanisme dan harga pembelian hasil tangkapan ikan.
“Melalui kegiatan DDS ini, kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan masyarakat. Untuk persoalan harga hasil tangkapan ikan yang disampaikan warga, kami akan mencoba berkoordinasi dengan pihak terkait agar informasi mengenai harga pembelian dapat diketahui secara jelas dan persoalan ini dapat dikomunikasikan dengan baik,” ujar Aipda Nicodemus Mayer.
Selain menyerap aspirasi warga, Bhabinkamtibmas juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering. Warga diimbau agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Aipda Nicodemus Mayer berharap masyarakat terus menjaga komunikasi dengan pihak kepolisian dan tidak ragu menyampaikan berbagai persoalan maupun potensi gangguan kamtibmas di lingkungan tempat tinggal.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan keamanan kampung. Apabila ada persoalan atau hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas, segera sampaikan kepada kami sehingga dapat ditindaklanjuti dan dicarikan solusi sejak dini,” tuturnya.(rd)

